Penerapan PROBIOTIK + PREBIOTIK + HERBA Pada Ayam pedaging (nyaris Sempurna….)

PROBIOTIK pada pakan tambahan ternak yang berfungsi untuk mengatur keseimbangan mikroorganisme di dalam saluran pencernaan. Probiotik mengandung bakteri asam laktat hidup. Bakteri ini tidak patogen, aman dan bersifat menyehatkan serta membantu meningkatkan efisiensi pencernaan.

PREBIOTIK Pada pakan ternak adalah karbohidrat yang tidak dicerna tubuh, namun dapat dicerna oleh mikroba yang menguntungkan dalam tubuh, sehingga meningkatkan kesehatan. Prebiotik umumnya meningkatkan komposisi mikroba yang menguntungkan (serta meningkatkan aktivitasnya) dan mengurangi mikroba yang merugikan dalam tubuh Prebiotik yang banyak dikenal dan digunakan adalah oligosakarida kedelai (yang terdiri atas rafinosa dan stakiosa), frukto-oligosakarida (disebut juga oligofruktosa), Inulin, Laktulosa dan Laktosukrosa. Inulin dan oligofruktosa memiliki fungsi penting sebagai penyeimbang fungsi gastrointestinal (menyeimbangkan mikroflora kolon) dan modulasi hormonal. Umumnya semua prebiotik yang disebutkan dapat meningkatkan pertumbuhan bifidobacterium,

HERBA adalah segala bahan (tumbuh2an, ikan, garam,hewan/batu2an) yang mengandung satu atau beberapa bahan aktif yang dapat digunakan untuk tujuan pengobatan. Prinsip Herbalogi Menggunakan bahan yang bersifat alami, tidak menggunakan bahan2 sintetis. Herba terbaik adalah herba yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW, seperti madu, habbatusaudah, kurma, minyak zaitun dan termasuk herba-herba yang tumbuh disekitar kita.

Penerapan 3 formula tersebut akan mendapatkan hasil ternak yang luar biasa dari segi efisiansi, kualitas dan rasa

Silakan mencoba AYAM HERBAL ORGANIK HerO

About ayamherbal

Belakangan ini kita makin sadar bahwa hidup sehat itu penting. Agar kita tetap sehat kita perlu memperhatikan makanan yang kita konsumsi. Sebisa mungkin berbagai makanan tersebut tidak mengandung bahan-bahan kimia sintetik yang apabila terakumulasi dalam tubuh kita akan berbahaya bagi kesehatan. Termasuk diantaranya dalam mengkonsumsi ayam. Fenomena yang ada sekarang terhadap ayam broiler sering kita jumpai adanya penambahan berbagai antibiotik, vaksin, hormon pemacu pertumbuhan dan juga bahan-bahan kimia ataupun vitamin sintetis lainnya. Dalam rangka mengurangi pemakaian bahan-bahan tersebut, kami telah mengadakan riset sebelumnya terhadap manfaat berbagai herbal seperti habbatussauda (jintan hitam), madu, sari kurma dan berbagai ekstrak tanaman lainnya terhadap ayam broiler. Sebagian herbal diantaranya habbatussauda, madu dan sari kurma memang telah diketahui memiliki efek yang sangat baik bagi kesehatan manusia. Hasil yang kami peroleh untuk pakan tambahan herbal ini jika diaplikasikan ke ayam broiler akan menghasilkan daging ayam yang lebih gurih dibanding ayam broiler biasa dan juga tidak amis, rendah lemak serta tekstur dagingnya yang lebih padat dan berwarna merah segar. Ayam Herbal Organik dibudidayakan oleh masyarakat di daerah bogor dengan lingkungan yang masih alamiah di pelihara dengan pengawasan yang ketat oleh tenaga ahli mulai dari pemilihan anak ayam/DOC (day old chicken) , pakan serta ramuan herbal yang diracik khusus untuk dikonsumsi oleh Ayam, sehingga menyebabkan daya tahan tubuh ayam lebih baik dibanding ayam biasa, tidak mudah terserang penyakit, lebih tahan terhadap stress juga bau kotoran ayam yang tidak menyengat seperti biasanya. Dipanen dengan umur serta berat yang cukup, proses penyembelihan sesuai dengan syar’i dipacking dan di bekukan dalam keadaan bersih dan segar/fresh oleh karena itu dalam keadaan beku dapat bertahan lebih dari 6 bulan dari tanggal penyembelian. Sebagian Testimoni dari pelanggan: ”Kebiasaan saya kalau mengolah ayam mentah selalu saya buang lemak-lemaknya, tapi saya temukan di ayam herbal ini lemaknya sedikit sekali..” (Ibu Widji – Guru, Cipayung, Depok) AYAM HERBAL ORGANIK Belakangan ini kita makin sadar bahwa hidup sehat itu penting. Agar kita tetap sehat kita perlu memperhatikan makanan yang kita konsumsi. Sebisa mungkin berbagai makanan tersebut tidak mengandung bahan-bahan kimia sintetik yang apabila terakumulasi dalam tubuh kita akan berbahaya bagi kesehatan. Termasuk diantaranya dalam mengkonsumsi ayam. Fenomena yang ada sekarang terhadap ayam broiler sering kita jumpai adanya penambahan berbagai antibiotik, vaksin, hormon pemacu pertumbuhan dan juga bahan-bahan kimia ataupun vitamin sintetis lainnya. Dalam rangka mengurangi pemakaian bahan-bahan tersebut, kami telah mengadakan riset sebelumnya terhadap manfaat berbagai herbal seperti habbatussauda (jintan hitam), madu, sari kurma dan berbagai ekstrak tanaman lainnya terhadap ayam broiler. Sebagian herbal diantaranya habbatussauda, madu dan sari kurma memang telah diketahui memiliki efek yang sangat baik bagi kesehatan manusia. Hasil yang kami peroleh untuk pakan tambahan herbal ini jika diaplikasikan ke ayam broiler akan menghasilkan daging ayam yang lebih gurih dibanding ayam broiler biasa dan juga tidak amis, rendah lemak serta tekstur dagingnya yang lebih padat dan berwarna merah segar. Ayam Herbal Organik dibudidayakan oleh masyarakat di daerah bogor dengan lingkungan yang masih alamiah di pelihara dengan pengawasan yang ketat oleh tenaga ahli mulai dari pemilihan anak ayam/DOC (day old chicken) , pakan serta ramuan herbal yang diracik khusus untuk dikonsumsi oleh Ayam, sehingga menyebabkan daya tahan tubuh ayam lebih baik dibanding ayam biasa, tidak mudah terserang penyakit, lebih tahan terhadap stress juga bau kotoran ayam yang tidak menyengat seperti biasanya. Dipanen dengan umur serta berat yang cukup, proses penyembelihan sesuai dengan syar’i dipacking dan di bekukan dalam keadaan bersih dan segar/fresh oleh karena itu dalam keadaan beku dapat bertahan lebih dari 6 bulan dari tanggal penyembelian. Sebagian Testimoni dari pelanggan: ”Kebiasaan saya kalau mengolah ayam mentah selalu saya buang lemak-lemaknya, tapi saya temukan di ayam herbal ini lemaknya sedikit sekali..” (Ibu Widji – Guru, Cipayung, Depok) AYAM HERBAL ORGANIK Belakangan ini kita makin sadar bahwa hidup sehat itu penting. Agar kita tetap sehat kita perlu memperhatikan makanan yang kita konsumsi. Sebisa mungkin berbagai makanan tersebut tidak mengandung bahan-bahan kimia sintetik yang apabila terakumulasi dalam tubuh kita akan berbahaya bagi kesehatan. Termasuk diantaranya dalam mengkonsumsi ayam. Fenomena yang ada sekarang terhadap ayam broiler sering kita jumpai adanya penambahan berbagai antibiotik, vaksin, hormon pemacu pertumbuhan dan juga bahan-bahan kimia ataupun vitamin sintetis lainnya. Dalam rangka mengurangi pemakaian bahan-bahan tersebut, kami telah mengadakan riset sebelumnya terhadap manfaat berbagai herbal seperti habbatussauda (jintan hitam), madu, sari kurma dan berbagai ekstrak tanaman lainnya terhadap ayam broiler. Sebagian herbal diantaranya habbatussauda, madu dan sari kurma memang telah diketahui memiliki efek yang sangat baik bagi kesehatan manusia. Hasil yang kami peroleh untuk pakan tambahan herbal ini jika diaplikasikan ke ayam broiler akan menghasilkan daging ayam yang lebih gurih dibanding ayam broiler biasa dan juga tidak amis, rendah lemak serta tekstur dagingnya yang lebih padat dan berwarna merah segar. Ayam Herbal Organik dibudidayakan oleh masyarakat di daerah bogor dengan lingkungan yang masih alamiah di pelihara dengan pengawasan yang ketat oleh tenaga ahli mulai dari pemilihan anak ayam/DOC (day old chicken) , pakan serta ramuan herbal yang diracik khusus untuk dikonsumsi oleh Ayam, sehingga menyebabkan daya tahan tubuh ayam lebih baik dibanding ayam biasa, tidak mudah terserang penyakit, lebih tahan terhadap stress juga bau kotoran ayam yang tidak menyengat seperti biasanya. Dipanen dengan umur serta berat yang cukup, proses penyembelihan sesuai dengan syar’i dipacking dan di bekukan dalam keadaan bersih dan segar/fresh oleh karena itu dalam keadaan beku dapat bertahan lebih dari 6 bulan dari tanggal penyembelian. Sebagian Testimoni dari pelanggan: ”Kebiasaan saya kalau mengolah ayam mentah selalu saya buang lemak-lemaknya, tapi saya temukan di ayam herbal ini lemaknya sedikit sekali..” (Ibu Widji – Guru, Cipayung, Depok) ”Biasanya sehabis mengolah ayam mentah, tangan saya berbau amis. Tapi untuk ayam herbal ini tidak ada bau amisnya sedikitpun, setelah dimasak rasa dagingnya pun lebih gurih dibanding ayam biasa..” (Ibu Niken – Ibu Rumah Tangga, Cimanggis, Depok) ”Ayam herbal ini tekstur dagingnya padat kayak ayam kampung dan juga kering, jadi begitu dimasak tidak menyusut seperti ayam broiler biasa, rasanya juga lebih gurih.. uenaak tenaaan..” (Ibu Elvie – Ibu Rumah Tangga, Karawaci, Tangerang)

Posted on January 9, 2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 10 Comments.

  1. ada gak ya ramuan herbal untk ayam sebagai pengganti vaksin…agar ayam tidak mudah terkena penyakit menular

    • Pada dasarnya dari awal harus yakin klu memakai herbal,jng sampai tercampur antara vaksin dan herbal dari awal. ramuan herbal hasil riset kami telah terbukti sebagai pencegahan supaya ayam lebih tahan terhadap penyakit, salah satunya adalah Jintan hitam/habbatusauda yg secara efektif sebagai antibiotik alamiah disamping ramuan herbal yg lain.

  2. bahan ramuannya apa saja ya?

  3. Apakah sisttem pencernaan ayam dan manusia sama? Bisa menerima herbal apa aja termasuk jinten hitam, myk zaitun dll..Efektifkah? Jangan2 cuma sekedar buang2 biaya mahal tapi tidak bisa diserap tubuh ayam..

    • Organik Sesungguhnya adalah Ayam kampung yg bener2 dari kampung “Sobo Dhewe” ayam tersebut secara alamiah makan rimpang2 yg ada di kebun kampung, jadi Kami sudah lakukan Penelitian dan percobaan berkali kali pak.. dan komposisi yang diberikan harus tepat, kalau tidak tepat tentu akan ada efek yg tidak baik.

  4. Sistem Pencernaan pada Ayam

    SISTEM PENCERNAAN
    Sistem pencernaan terdiri dari seluran pencernaan dan organ asosori. Saluran pencernaan merupakan organ yang menghubungkan dunia luar dengan dunia dalam tubuh hewan, yaitu proses metamolik di dalam tubuh.
    Saluran pencernaan terdiri dari 11 bagian antara lain:
    1. Mulut
    2. Esophagus (Kerongkongan)
    3. Crop (Tembolok)
    4. Proventriculus (Lambung kelenjar)
    5. Gizzard (Empedal)
    6. Duodenum
    7. Usus halus (Small Intestine)
    8. Ceca (Usus Buntu)
    9. Rectum (Usus Besar)
    10. Kloaka
    11. Vent (Anus)
    Sementara organ pencernaan tambahan terdiri dari 2 bagian antara lain:
    1. Pangkreas
    2. Hati

    Fungsi Dari Masing-Masing Organ Diatas Antara Lain:
    1. Mulut
    Mulut ayam tidak memiliki lidah, pipi, dan gigi. Langit-langitnya lunak, tetapi memiliki rahang atas dan bawah yang menulang untuk menutup mulut. Rahang atas melekat pada tulang tengkorak dan yang bawah bergantung. Langit-langit kertas dibagi oleh celah sempit yang panjang di bagian tengah yang terbuka ke bagian saluran nasal. Lubang ini dan tidak adanya langit-langit lunak menjadikan tidak mungkin bagi burung untuk melakukan penghampaan untuk menghisap air ke dalam mulut. Burung harus menyeduk air ke atas bila minum dan membiarkannya turun kerongkongan oleh adanya gaya gravitasi.
    Kedua rahang berhubungan sebagai paruh. Lidah berbentuk seperti pisau yang memiliki permukaan kasar di bagian belakang untuk membantu mendorong makanan ke esophagus. Seliva dengan enzim amilase disekresikan oleh kelenjer di mulut. Namun, pakan melalui mulut lajunya terlalu cepat sehingga sedikit terjadi perubahan pada pencernaan di sini.
    2. Esophagus
    Esophagus sering disebut juga kerongkongan yang berupa pipa tempat pakan, melalui saluran ini dari bagian belakang mulut (pharynx) ke proventrikulus. Bagian dalam kerongkngan terdapat kelenjar mukosa yang berfungsi membasah makanan sehngga makanan menjadi licin. Pada dinding kerongkongan terdapat otot-otot yang mengatur gerakan peristaltic, yaitu gerak meremas-remas makanan yang berbentuk gumpalan-gumpalan untuk didorong masuk ke proventrikulus.
    3. Crop (tembolok)
    Sebelum kerongkongan memasuki rongga tubuh, ada bagian yang melebar di salah satu sisinya menjadi kantong yang di kenal sebagai crop (tembolok). Tembolok berperan sebagai tempat penyimpanan pakan. Sedikit atau bahkan tidak ada proses pencernaan di sini, kecuali pencampuran sekresi saliva dari mulut yang di lanjutkan aktivitasnya di tembolok.
    4. Proventriculus
    Proventriculus adalah suatu pelebaran dari kerongkongan sebelum berhubungan dengan gizzard (empedal). Kadang-kadang di sebut glandula stomach atau true stomach. Di sini, gastric juice di produksi. Pepsin, suatu enzim untuk membantu pencernaan protein, dan hidrocoloric acid di sekresi oleh glandular cell. Oleh karena pakan berlalu cepat melalui proventriculus maka tidak ada pencernaan material pakan di sini. Akan tetapi, sekresi enzim mengalir kedalam gizzard sehingga dapat bekerja di sini.
    5. Gizzard (empedal)
    Gizzard sering kali juga disebut muscular stomach (perut otot). Lokasinya berada di antara ventrikulus dan bagian atas usus halus. Gizzard memiliki dua pasang otot yang sangat kuat sehingga ayam mampu menggunakan tenaga yang kuat. Mukosa permukaan gizzard sangat tebal, tetapi secara tetap tererosi. Reruntuhan gizzard tertinggal bila kosong, tetapi bila pakan masuk, otot berkontraksi. Partikel pakan yang lebih besar menyebabkan kontraksi juga semakin cepat. Biasanya, gizzard mengandung material yang bersifat menggiling, seperti grit, karang dan batu kerikil. Partikel pakan segera digiling menjadi partikel kecil yang mampu melalui saluran usus. Material halus akan masuk gizzard dan keluar lagi dalam beberapa menit, tetapi pakan berupa meterial kasar akan tinggal di gizzard untuk beberapa jam.
    6. Usus halus (small intestine)
    Usus halus merupakan organ utama tmpat berlangsungnya pencernaan dan absorpsi produk pencernaan. Berbagai enzim yang masuk ke dalam saluran pencernaan ini berfungsi mempercepat dan mangefisiensikan pemecahan karbohidrat, protein, dan lemak untuk mempermudah proses absorpsi.
    Pada ayam dewasa, panjang usus halus sekitar 62 inci atau 1,5 m. Secara anatomis, usus halus di bagi menjadi tiga bagian, yaitu duodenum, jejunum, dan ileum.
    · Duodenum(12 jari)
    – Bermula dari ujung distal gizzard
    – Berbentuk kelokan, disebut duodenal loop
    – Bermuara 2 saluran yaitu dari pancreas dan kantong empedu.
    1. kantong empedu
    berisi empedu,yang dihasilkan oleh hati dan berguna untuk mengemulsikan lemak.
    2. pankreas menempel pada kelokan ini mengsekresikan pankreatik
    juice yang mengandung enzim:
    Amilase :mengubah tepung jadi gula
    Tripsin : mengubah protein jadi peptide
    Lipase : mengubah trigleserid/lemak:asam lemak+ gliserol
    · Jejenum dan Ilium
    – Merupakan segmen yang sulit dibedakan pada saluran pencernakan ayam.Ada beberapa ahli yang menebut kedua segmen tsb disebut usus halus bagian bawah
    – Langsung berbatasan dengan usus besar.
    · Jejenum (Usus kosong )
    – Makanan mengalami pencernakan kimiawi oleh enzim yang dihasilkan didindig usus. Enzim-enzim yang dihasilkan dinding usus sebagai berikut :
    1. Enterokinase : fungsi, mengaktifkan tripsinogen yang dihasilkan pankreas.
    2. Erepsin: mengubah dipeptida/peptone menjadi asam amino
    3. Maltase: mengubah maltosa menjadi glukosa
    4. Disakarase: mengubah disakarosa menjadi monosakarida
    5. Peptidase: mengubah polipeptida menjadi asam amino
    6. Sukrase: mencerna sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa
    7. Lipase: mengubah trigliserida menjadi gliserol dan asam lemak.
    · Ilium = Usus penyerapan
    Sepanjang permukaan lumen usus halus terdapat banyak lipatan/lekukan yang disebut vili atau jonjot usus. Vili berfungsi memperluas permukaan usus sebagai proses penyerapan zat makanan akan lebih sempurna. Setiap vilus mengandung pembuluh limfa yang di sebut lacteal dan pembuluh kapiler.
    7. Ceca (usus buntu)
    Diantara usus halus dan usus besar, terdapat dua kantong yang disebut sebagai ceca(usus buntu). Dalam keadaan normal, panjang setiap ceca cekitar 6 inci atau 15 cm. Pada unggas dewasa yang sehat, ceca berisi pakan lembut yang keluar-masuk. Akan tetapi, tidak ada bukti mengenai peran serta dalam pencernaan. Hanya sedikit air terserap, sedikit karbohidrat dan protein dicerna berkat bantuan beberapa bakteri.

    8. Usus besar

    Panjang usus besar sekitar 10 cm dan diameternya dua kali usus halus, hal ini dapat dilihat pada ayam dewasa
    Bentuknya melebar dan terdapat pada bagian akhir usus halus dan kloaka
    Berfungsi mengatur kadar air sisa makanan. didalam usus besar terdapat bakteri Esecherichia coli yang membusukan sisa-sisa makanan menjadi feses. Pembusukan menyebabkan feses lunak dan mudah di keluarkan.
    Bagian akhir usus besar (rectum) tidak terjadi lagi penyerapan air. Rectum dapat berkontraksi sehingga menimbulkan terjadinya defekasi yaitu pengeluaran zat-zat sisa makanan melalui anus.

    9. Kloaka
    · Kloaka sering disebut common sewer yaitu saluran umum tempat saluran pencernaan, saluran reproduksi dan saluran kencing bermuara.
    · Air kencing yang sebagian besar merupakan endapan asam urat (dalam bentuk pasta berwarna putih) dikeluarkan melalui kloaka bersama sisa pencernaan atau tinja.
    · Kloaka berbentuk bulat terletak pada akhir saluran pencernaan.
    10. Vent
    Vent (anus) adalah lubang bagian luar dari cloaca. Pada ayam betina, ukurannya sangat bervariasi karena di pengaruhi oleh masa produksi atau tidak. Ketika bertelur, ukuran vent lebih besar dari pada tidak berproduksi.
    11. Organ pencernaan tambahan
    Organ-organ tertentu berkaitan erat dengan pencernaan sebagai saluran sekresi ke dalam saluran pencernaan. Fungsinya membantu dalam pemprosesan pakan organ tersebut yaitu pangkreas, lever, kantong empedu.
    a. Pangkreas
    Pangkreas terletak di antara duodenal loop pada usus halus. Pangkreas merupakan suatu kelenjer yang berfungsi sebagai kelenjer endokrin maupun sebagai kelenjer eksokrin. Sebagai kelenjer endokrin, pangkreas mensekresikan hormon insulin dan glukagon. Sementara sebagai kelenjer eksokrin, pangkreas mensekrsikan cairan yang diperlukan sebagai proses pencernaan di dalam usus halus, yaitu pencreatic juice. Cairan ini selanjutnya mengalir kedalam duodenum melalui pancreatic duct (saluran pangkreas), dimana lima enzim yang kuat membantu pencernaan pati, lemak, dan protein.
    Beberapa enzim dari pangkreas di simpan dan disekresikan dalam bentuk inaktif dan menjadi aktif pada saat berada di saluran pencernaan. Tripsinogen adalah enzim proteolitikyang di aktifkan di dalam usus halus oleh enterokinase, suatu enzim yang di sekresikan dari mukosa usus. Tripsinogen di aktifkan menjadi tripsin. Kemudian, tripsin akan mengaktifkan kimotripsinogenmenjadi kimotripsin. Enzim yang lainnya-nuklease, lipase dan amilase-disekresikan dalam bentuk aktif. Beberapa enzimmembutuhkan kondisi lingkungan optimal untuk dapat berfungsi.
    b. Liver (hati)
    Dari perut dan usus halus, sebagian besar pakan yang diserap masuk ke dalam vena portal menuju hati, suatu kelenjar terbesar kedalam tubuh. Hati tersusun dari dua lobi besar.
    Fungsi fisiologi hati sebagai beriku:
    1. Sekresi empedu.
    2. Detoksifikasi persenyawaan racun bagi tubuh.
    3. Metabolisme protein, karbohidrat, dan lipida.
    4. Penyimpan vitamin.
    5. Penyimpan karbohidrat.
    6. Destruksi sel-sel darah merah.
    7. Pembentukan protein plasma.
    8. Inaktifasi hormon polipeptida.
    Fungsi utama hati dalam pencernaan dan absorpsi adalah produksi empedu. Empedu penting dalam proses penyerapan lemak pakan dan ekskresi limbah produk, seperti kolesterol dan hasil sampingan degradasi hemoglobin. Warna kehijauan empedu disebabkan karena produk akhir destruksi sel darah merah, yaitu biliverdin dan dilirubin.
    Volume empedu tergantung pada.
    1. Aliran darah
    2. Status nutrisi unggas
    3. Tipe pakan yang dikonsumsi
    4. Sirkulasi empedu enterohepatic.
    c. Kantong empedu (gallblader)
    Ayam memiliki kantong empedu tetapi beberapa jenis burung tidak. Dua saluran empedu mentransfer empedu dari hati ke usus. Saluran kanan kantong empedu terbentuk melebar, dimana sebagian besar empedu mengalir dan kadang-kadang di tampung. Sementara pada seluran sebelah kiri tidak melebar. Oleh karena itu, hanya sedikit empedu yang mengalir melelui bagian ini secara langsung ke usus
    Diposkan oleh Willy Brodus

  5. Jintan hitam termasuk suplemen yang banyak manfaatnya, karena kandungan gizinya yang baik. tetapi ada raw fiber yang memang kurang baik diterapkan untuk unggas, jadi perlu dihitung berapa dosis pemberian yang tepat agar tidak mengganggu sistem pencernaan pada ayam.

  6. Assalamu alaikum… Setelah mmbaca setiap postingan ttg ayam herbal.. Sy juga tertarik u/ mngembangkannya… Apakh ayam herbal bisa mnjalin kemitraan u/ daerah sulawesi selatan??mohon petunjuknya
    Mohon infox dlwt email.. Trm kasih

  7. Bgmn cara pemesanannya pak

  8. Yth. Bpk/ibu kami mensuplay kebutuhan ayam kampung organik. Panen rutin. Kandang sekitar Solo. Hub. 081226095035/ 085642153636. Trims

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: